TIPS AGAR TIDAK KELIRU MEMBELI KOPI

Tak semua orang paham bagaimana sebenarnya membeli kopi yang benar dan nikmat. Kopi bagaimanapun adalah zat yang detail dan spesifik. Jika tak paham benar tentang kopi, bisa saja kita keliru dalam membeli kopi.
JIKA sudah keliru, tentu hal ini akan memengaruhi rasanya. Banyak yang membeli kopi tanpa memerhatikan bagaimana wujud, aroma dan ciri lain pada kopi yang dibelinya. Seperti memilah-milih buah di pasar, membeli kopi juga memerlukan ketelitian yang sama. Oleh karena itu, Otten Coffee ingin berbagi tips sederhana kepada semua pembaca bagaimana sebenarnya cara agar para pecinta kopi tidak keliru dalam membeli kopi yang akan mereka konsumsi sendiri di rumah. Berdasarkan wawancara singkat kepada Zaki, roaster dari Otten Coffee, berikut beberapa tips mengetahui cara membeli kopi agar tak salah lagi. Semoga membantu ya!
Credit : hdwallpaperbackgrounds.net

Kopi Dalam Bentuk Bubuk
Jika kamu tidak memiliki alat penggiling kopi di rumah, sudah pasti kamu akan membeli kopi dalam bentuk bubuk. Entah itu membeli bubuk kopi yang sudah jadi, atau membeli biji kopi lalu meminta toko menggilingkannya untuk kamu. Kopi yang sudah digiling biasanya sedikit sulit untuk menemukan wujud ‘salahnya’ dikarenakan sudah tercampur semua. Tapi kamu bisa meneliti dari aromanya. Kopi yang baik adalah kopi yang beraroma kopi. Tidak akan tercemar aroma apek, yang menandakan kopi itu sudah lama. Tidak juga terkontaminasi dengan aroma plastik, dan aroma lainnya.
Sedangkan dari segi rasa, kopi yang keliru adalah kopi yang mengandung rasa-rasa yang tak ada hubungannya dengan kopi sama sekali. Kopi haruslah berasa kopi dengan after taste beraneka seperti yang sudah dipaparkan pada flavor of wheel. Jika kopi yang kamu seduh mengandung rasa fishy, bisa saja itu terjadi karena roasting yang terlalu dark. Atau ada muncul rasa asam yang tidak nyaman seperti cuka, mungkin saja ada sesuatu yang salah pada proses kopi ini sebelum sampai di kamu.
Credit : cdn.pcwallart.com

Kopi Dalam Bentuk Biji
Untuk mengetahui kopi itu baik atau tidak dari fisik bijinya tentu jauh lebih mudah. Dari fisik biji kopi tersebut kamu dapat mengenali apakah kopi yang sudah terlanjur kamu beli itu termasuk ke dalam kopi yang baik atau kopi yang ‘keliru’. Adapun ciri-cirinya adalah:
  • Bijinya cacat. Dalam istilah kopi disebut Cacat pada biji kopi ini dapat terlihat dari bijinya yang sudah tidak utuh sempurna. Ada lubang di permukaan biji kopi yang mungkin saja terjadi karena sudah terjangkit oleh hama.
  • Selain terjangkit hama, biji kopi yang rusak mungkin terjadi pada saat proses lainnya. Kopi-kopi yang tidak high-quality biasanya fisiknya mengalami rusak di sana-sini.
  • Ada biji kopi yang warnanya berbeda. Misalnya dalam satu kemasan ada beberapa biji kopi yang warnanya lebih terang dari biji lainnya. Bisa saja yang terang itu berasal dari proses pemetikan yang kurang teliti. Ada ceri kopi yang masih muda dan belum layak panen tapi sudah dipetik. Hal ini bisa memengaruhi rasa pada seduhanmu kelak.
  • Dari segi aroma, sama dengan kopi yang sudah dalam bentuk bubuk. Harusnya tak ada aroma yang tak nyaman pada biji kopinya. Tak terkontaminasi aroma plastik, karet, fishy atau lainnya.
  • Dari segi rasa tentu kamu sudah tahu. Kopi adalah kopi yang rasanya haruslah tidak macam-macam.
Kalau kamu bagaimana cara memilih kopi yang baik untuk diseduh sendiri? Sila komen di kolom komentar ya! Selamat memilih kopi terbaik untuk ritual seduhmu ya!
Foto utama dari charlestoncoffeeexchange.com

Kampoeng Arab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

METODE PEMBAYARAN

METODE PEMBAYARAN